Adzan subuh berkumandang
Ku ucapakan terimakasih kepada Allah
Karena masih memberikanku kesempatan bangun
Aku makan lahap
Dengan daging dan sayur
aku capai
aku rebahkan tubuh ini dia kasur yang empuk
aku bosan dengan rutinitasku
aku nonton tv
Ya Allah….
Palestina-Mu dibom
Ratusan nyawa terenggut
Ribuan nyawa terluka
Jutaan umat Islam menangis
Jutaan umat Islam protes
Aku terpaku….
Aku diam…..
Disini
Aku tidur dengan lelap
Aku makan dengan lahap
Disana
Palestina-Mu
Tidur dengan dentuman roket
Apakah saat membuka mata, nyawa nya masih ada?
Makan dengan apa yang mereka temukan
Hidup dengan ketakutan
Apakah dia masih bisa beribahah kepada-Mu?
Ya Allah,
Palestina-Mu
Palestinaku juga
Jagalah Palestina kami
Seperti doaku dan jutaaan Muslim yang lain
Sesungguhnya masih banyak yang membuat aku malu untuk beragama Islam. Aku yang kadang terlalu sibuk dengan urusanku, menangis karena masalah sepele. Aku yang kadang tidak memikirkan Palestina, untuk orang Palestina waktu sangatlah berharga bagi mereka. Aku yang kadang masih menghabiskan waktuku dengan melakukan sesuatu yang tidak berguna. Untuk orang Palestina, mereka bahkan tidak tahu apakah satu jam, bahan semenit lagi apakah mereka masih hidup, apakah mereka masih bisa beribadah kepada Tuhannya, Allah SWT.
Hari Selasa aku ikut datang ke Tugu Kujang, sebagai Aksi solidaritas Palestina. Dalam Orasinya pembicara menyeru untuk kembali pada system Islam yang kaffah dan agar itu terwujud umat Islam haruslah bersatu. Ya Allah dengan aku dating ke Aksi Solidaritas Palestina, aku harap itu bisa menjadi hujjahku saat engkau menemuiku, bahwa aku masih memikirkan nasib orang Palestina. Setidaknya hanya ini yang bisa aku perbuat selain berdoa dan berdoa.
Palestina-Mu
Palestinaku
Palestina kami