Yang suka asinan tahu manisan tentu tahu buah cermai. Buah ini memang sering banget jadi asianan, asinan atau bahkan selai. Ternyata, pohon ceremai juga mengandung khasiat yang ampuh terhadap banyak penyakit. Mau tahu seluk beluk ceremai dan khasiatnya.
Pohon ceremai yang bernama latin Phyllanthus acidus (L) Skkels. Ini berasal dari India. Kalo di Indonesia sebutannya macam2: cereme (Sunda dan Madura), crème (Sundan, Jawa, Sumatera), ceremoi (Aceh), ceramai (Sumatera) dll.

Bahan untuk obat dari pohon ceremai adalah daun, kulit dan bijinya. Nah, bagaimana pemanfaatan tanamn ini.
CARA PEMAKAIAN
- Sembelit
- Siapakan biji cermai sebanyak ¾ sendok teh, dicuci lalu digiling sampai halus. Seduh dengan ½ cangkir air panas. Sewaktu masih hangat tambahkan 1 sendok makan madu, aduk sampai merata kemudian diminum sekaligus. Lakukan 2x sehari.
- Siapkan daun ceremai segar sebanyak 3g, dicuci lalu ditumbuk halus. Seduh dengan ½ gelas air panas, lalu didinginkan. Hasil seduhan diminum sekaligus bersama ampasnya.
- Asma
Siapkan biji ceremai sebanyak 7 biji, bawang merah 2 butir, akar kara (Dolichos lablab) ¼ genggam, buah lengkeng (Nephelium longanum; Euphori longana) 8 butir, dicuci lalu ditumbuh seperlunya. Bahan2 tersebut lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersiasa 1,5 gelas. Setelah dingin disaring, lau diminum dengan air gula secukupnya. Sehari 2x, masing-masing ¾ gelas.
- Kanker
Siapkan daun cermai yang masih muda sebanyak ¼ genggam, daun belimbing 1/3 genggam, bidara upas ½ jari, gadung cina ½ jari, gula enau 3 jari, dicuci lalu dipotong2 seperlunya. Bahan2 tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tertinggi kira2 ¾ bagian. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3x, masing2 cukup ¾ gelas.
- Melangsingkan Badan
Minum air rebusan daun ceremai. Obat ini bekerja kuat, jangan menggunakan dalam jangka waktu lama.
Oh ya, tapi ada catatannya. Cairan akar pohon ceremai ternyata beracun, karena itu sebaikknya kita tidak menggunakan akar ceremai untuk pengobatan.
Selain akarnya, kita bisa memanfaatkan bagian pohon ceremai yang lain. Kalo pas nggak sakit, tentuk kita memanfaatkan buahnya. Bisa dimakan langsung, diberi garam ataupun dibuat asinan.
Dikutip dari majalah Elfata vol. 05 No. 7/2005
adi mulya berkata,
Februari 20, 2009 @ 3:10 pm
hai salam knal. ancung ajj yach telnyta buah cerlamia bz bi wat manisan yg enak lho. saya tlah m’cb m’bwt manisan cermai yang baru n enak dan tuw belhacil sy ingi m’go intelnasionalkan mancer iny m’jdkn manisa qta iny d produksi k lwr negeri selayak’ kurma hanya saj sy tk pny modl n k’ahlian saya iti mch byum ckup. sy mhon dukungan’a yaaaaach dali cemua’a