<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>... &#187; Catatan kecil</title>
	<atom:link href="http://meyori30.wordpress.com/category/catatan-kecil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://meyori30.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 10:58:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='meyori30.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0ad817a4b8bc29cd6406052f762503a5?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>... &#187; Catatan kecil</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://meyori30.wordpress.com/osd.xml" title="&#8230;" />
		<item>
		<title>Ya Rabb&#8230;</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2010/01/05/ya-rabb/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2010/01/05/ya-rabb/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 10:58:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[Ya Rabb&#8230;
Hanya pada-Mu hamba katakan impian terbesar dalm hidup hamba takkan kukatakan pada yang lain, hanya antar Engkau dan aku…
Engkaulah yang memiliki segala pengharapan, hamba pasrahkan semua pada Mu, Ya Rabb..

Hamba tak akan menunggu, tak akan menunggu keajaiban itu, tapi hamba kan mencari dan memperjuangkan keajaiban itu…
Seperti kutipan sebuh buku…
“Jika keajaiban tak kunjung datang, berarti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=387&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ya Rabb&#8230;</p>
<p>Hanya pada-Mu hamba katakan impian terbesar dalm hidup hamba takkan kukatakan pada yang lain, hanya antar Engkau dan aku…</p>
<p>Engkaulah yang memiliki segala pengharapan, hamba pasrahkan semua pada Mu, Ya Rabb..</p>
<p><span id="more-387"></span></p>
<p>Hamba tak akan menunggu, tak akan menunggu keajaiban itu, tapi hamba kan mencari dan memperjuangkan keajaiban itu…</p>
<p>Seperti kutipan sebuh buku…</p>
<p>“Jika keajaiban tak kunjung datang, berarti tugas kitalah untuk mencari dan memperjuangkannya…</p>
<p>Ya Rabb…</p>
<p>Engkau tahu dengan jelas, seperti apa karekter hamba, hamba akan berusaha memperjuangkan sesuatu yang hamba anggap berharga dna berarti dalam hidup hamba… Harapan adalah kekuatan hamba saat ini,</p>
<p>Ya Rabb…</p>
<p>It always shines in my life, always shines in my heart, always shines….</p>
<p>Hamba telah memilih jalan hamba untuk dapatkan impian terbesar dalam hidup hamba…</p>
<p>Insya Allah hamba siap dengan segala resiko dan semua kejadian2 yang menakjubkan dalam perjalanan hamba untuk dapatkan impian hamba tersebut&#8230;</p>
<p>Sungguh hamba tahu dalam setiap pengharapan ada tangan-Mu yang bermain di dalamnya – takdir -, maka dari itu hamba berdoa semoga harapanku sesuai dengan takdir-Mu, semoga Engkau ridho dengan setiap langkah yang hamba ambil untuk mewujudkan impian hamba…</p>
<p>Semoga Engkau memudahkan langkah hamba…</p>
<p>“Iya kan Ya Rabb, takdir-Mu akan sama dengan harapanku kan?”</p>
<p>“Iya Mae, tenang aja.” Kata Allah.</p>
<p>(hehehe… berharap Allah bilang kayak gitu, iya donk Mae harus optimis kalo mae akan mendapatkan impian terbesar dalam hidup Mae, harus optimis karena Allah tak akan mengabulkan doa yang ada keraguan di dalamnya…)</p>
<p><strong>Man jadda wa jada…</strong></p>
<p>Berusahalah walaupun kesempatannya hanya 0.1%</p>
<p>Selama bukan 0 masih terlalu cepat untuk menyerah…</p>
Posted in Catatan kecil Tagged: harapan, impian <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/387/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=387&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2010/01/05/ya-rabb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>23 Nov&#8217;09-31 Des&#8217;09&#8230;</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/23-nov09-31-des09/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/23-nov09-31-des09/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 08:07:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[warnet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Turun dari kendaraan beroda dua, melepaskn tutup kepala (helm) yang menempel pada kepala, menyusuri jalan, stop di depan kursi plastik, simpen helm, ambil kunci (buka gembok, buka selot, buka pintu)&#8230; ambil helm masuk ke ruangan, simpen helm di atas dispenser, nyalain lampu, nyalain komputer&#8230;
pindahin kursi2, beres2 ruangan, cuci gelas2 kotor&#8230; duduk di depan benda mati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=374&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Turun dari kendaraan beroda dua, melepaskn tutup kepala (helm) yang menempel pada kepala, menyusuri jalan, stop di depan kursi plastik, simpen helm, ambil kunci (buka gembok, buka selot, buka pintu)&#8230; ambil helm masuk ke ruangan, simpen helm di atas dispenser, nyalain lampu, nyalain komputer&#8230;</p>
<p>pindahin kursi2, beres2 ruangan, cuci gelas2 kotor&#8230; duduk di depan benda mati yang bernama komputer sampai jam 6&#8230;</p>
<p><span id="more-374"></span></p>
<p>itulah rutinitas yang aku lakukan sebulan terakhir ini, mulai dari tanggal 23 November sampai hari ini 31 Desember 2009. Nekat resign dari tempat kerja padahal blum dapat kerjaan&#8230; padahal sebelum ini diriku pernah resign dari tempat kerja yang di Tangerang disana aku hanya bertahan 2 hari, pernah resign dari toko kue disana aku juga hanya bertahan 2 hari, terakhir aku resign di sebuh perusahaan dan disana aku hanya bertahan 3,5 bulan -waktu terlama aku bekerja- mungkin karena dekat dengan rumah&#8230;</p>
<p>Terakhir aku terdampar di warnet, OKE NET&#8230;. namanya berlokasi persis sebelah smp 3. Disini aku seperti bermain bukan bekerja, karena kerjaanku hanya duduk, y paling juga sedikit jalan ke tempat user&#8230; sungguh jauh berbeda dengan tempat terakhir aku bekerja, yang udah kayak setrikaan aja, bolak balik, mondar mandir, kadang malah lari2an kalo dokumen belum siap dan barang harus sudah ekspor, kayak dikejar2 syetan (ih seremmm)&#8230;</p>
<p>Kerja disini mengajarkan aku untuk lebih ramah lagi, dan cepat bersosialisasi&#8230;.</p>
<p>Beberapa ilmu yang aku dapat disini:</p>
<p>*CCleaner + Glary Utilities dipakai untuk membersihkan history komputer so komputer ga terlalu lambat&#8230;</p>
<p>*kalo mw download video dari youtube, harus ada softwarenya dulu namanya itu &#8220;youtube downloader&#8221;. trus kalo mw dowload tinggal pindahkan kode yang ada di video yang ada tulisan &#8220;watch&#8221; ke kolom yang ada di software&#8230;</p>
<p>* buat yang lagi download tapi jendela downloadnya ga muncul, ga usah panik&#8230; sekarang aku dah tahu caranya&#8230; buka moxilla firefox, klik Tools, klik Option di tab Main bisa dilihat udah ke save dimana file yang baru didownload tadi&#8230;</p>
<p>* mw men-share flashdisk ke komputer yang laen, tinggal klik kanan pada  flashdisk, pilih Sharing and Security, pilih Sharing ok, etc&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a31741.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-383" title="SP_A3174" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a31741.jpg?w=128&#038;h=96" alt="" width="128" height="96" /></a>yang tak terlupakan ketika bekerja disini:</p>
<p>* kenal dengan se-genk ank smp, 4 perempuan + 1 laki2, namanya esa, eva, cici, yanti dan dimas, kalo mereka udah dateng ke warnet, warnet yang tadinya sepi udah berubah jadi kayak di pasar, rame banget&#8230; pernah mereka mw pake komputer tapi berhubung penuh mereka pun menunggu, sambil bercanda mereka bilang suruh udahan aja itu mba, kita kan mw pake&#8230; esa biasanya setiap ke warnet dia pindahin photo2, kelompok orang narsis kali y, lucu juga, mereka ke Giant cuman mw photo2 aja, banyak banget photo mereka&#8230; aku jadi temen fb mereka keculali dimas&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3173.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-384" title="SP_A3173" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3173.jpg?w=128&#038;h=96" alt="" width="128" height="96" /></a>* Alvin, alvin ini seumuran dengan adik ku yang paling kecil, dia kelas 5 sd&#8230; Aku sudah menganggapnya seperti adikku sendiri, agak pendiem, ga ngomong kalo ga kutanya duluan&#8230; Biasanya kalo ke warnet dia buka fb dan liat2 video, yang tidak kusuka, dia suka liat video smackdown&#8230; Semoga tidak ditiru olehnya&#8230; Biasanya dia main sejam, mba sejam y katanya sambil senyum dengan gaya yang khas&#8230; aku jadi temen fbnya juga&#8230;</p>
<p>* biasanya kalo pagi2 ada, si mas2, cina2 gitu sich, dia kesini jam 8 nganterin keponakannya yang Taman Kanak2 ke tk mexindo&#8230; Dari pada nunggu disana bosen mending kesinian aja fban, katanya si mas gitu&#8230; jam 10 dia off trus jemput keponakannya&#8230;</p>
<p>* ada juga si mas yang sukanya komputer no 1, emang kata si teteh yang punya warnet juga, dia mah disebunya juga &#8220;pelanggan no 1&#8243;&#8230; anak ipb, bukan maksud ngintip tapi mang keliatan, dia mah biasanya buka kaskus (mae juga ga ngerti kaskus semacam komunitas apa), trus yahoo messenger, ga pernah aku lihat dia buka fb&#8230;</p>
<p>* ada juga si mas yang sukanya komputer no 8, katanya walaupun sering nge-hang tapi kalo download cepet&#8230;</p>
<p>masih banyak lagi, orang2 yang aku kenal muka tapi ga kenal nama&#8230;</p>
<p>temen yang pernah maen kesini, rahayu, ikhlas, silva, cupi, iki&#8230; udah yang lain mah pada sibuk sampe ga sempet kesini&#8230;</p>
<p>Hari ini adalah hari terakhir aku di warnet, setelah ini aku akan menggantikan admin yang cuti selama 3 bulan dari Januari-Maret 2010&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3169.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-378" title="SP_A3169" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3169.jpg?w=128&#038;h=96" alt="" width="128" height="96" /></a><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3171.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-379" title="SP_A3171" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3171.jpg?w=128&#038;h=96" alt="" width="128" height="96" /></a><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3168.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-381" title="SP_A3168" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3168.jpg?w=128&#038;h=96" alt="" width="128" height="96" /></a></p>
Posted in Catatan kecil Tagged: pengalaman, warnet <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=374&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/23-nov09-31-des09/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a31741.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">SP_A3174</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3173.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">SP_A3173</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3169.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">SP_A3169</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3171.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">SP_A3171</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/sp_a3168.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">SP_A3168</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2 tahun kenal 2G&#8230; end</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/2-tahun-kenal-2g/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/2-tahun-kenal-2g/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 07:03:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[2g]]></category>
		<category><![CDATA[bec]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[



ternyata hari ini tepat 31 desember 2009, aku baru 2 tahun aku kenal 2G&#8230; tak ada yang ingat kecuali aku&#8230;
entah kenapa, aku suka sekali di 2G, aku merasa bebas, bukan belajar sambil bermain tapi bermain sambil belajar, aku merasa seperti bermain bukan belajar&#8230;
I miss you all&#8230;
Posted in Catatan kecil Tagged: 2g, bec, kuliah, sahabat, teman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=349&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dsci04762.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-357" title="DSCI0476" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dsci04762.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><span id="more-349"></span></p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dsci0477.jpg"><img class="size-medium wp-image-358 alignright" title="DSCI0477" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dsci0477.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0109.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-359" title="IMG_0109" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0109.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0111.jpg"><img class="size-medium wp-image-361 alignright" title="IMG_0111" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0111.jpg?w=300&#038;h=274" alt="" width="300" height="274" /></a></p>
<p>ternyata hari ini tepat 31 desember 2009, aku baru 2 tahun aku kenal 2G&#8230; tak ada yang ingat kecuali aku&#8230;</p>
<p>entah kenapa, aku suka sekali di 2G, aku merasa bebas, bukan belajar sambil bermain tapi bermain sambil belajar, aku merasa seperti bermain bukan belajar&#8230;</p>
<p>I miss you all&#8230;</p>
Posted in Catatan kecil Tagged: 2g, bec, kuliah, sahabat, teman <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=349&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/2-tahun-kenal-2g/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dsci04762.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSCI0476</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dsci0477.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSCI0477</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0109.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0109</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0111.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0111</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2 tahun kenal 2G&#8230; part 1</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/just-for-2g/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/just-for-2g/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 02:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[2g]]></category>
		<category><![CDATA[bec]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[Personil 2G&#8230;


* Ade, sang ketua kelas, gimana nich usahanya??? katanya mw jadi wiraswasta??? Semoga dimudahkan oleh Allah SWT&#8230;


* Agung, sang bocah petualang, gimana petualangannya seru??? gak ngajak2 mae y mw berpetualang teh, padahal kan mae juga pengen, mengumpulkan kenangan2 baru di tempat baru&#8230;
* Benih, sang pendiam, gimana ilmu perkembunannya??? Semoga nanti benih punya sawah terus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=320&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Personil 2G&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ade1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-335" title="ade" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ade1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>* Ade, sang ketua kelas, gimana nich usahanya??? katanya mw jadi wiraswasta??? Semoga dimudahkan oleh Allah SWT&#8230;</p>
<p><span id="more-320"></span></p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/agung1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-336" title="agung" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/agung1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>* Agung, sang bocah petualang, gimana petualangannya seru??? gak ngajak2 mae y mw berpetualang teh, padahal kan mae juga pengen, mengumpulkan kenangan2 baru di tempat baru&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/benih1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-337" title="benih" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/benih1.jpg?w=250&#038;h=300" alt="" width="250" height="300" /></a><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/david1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-338" title="david" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/david1.jpg?w=186&#038;h=300" alt="" width="186" height="300" /></a>* Benih, sang pendiam, gimana ilmu perkembunannya??? Semoga nanti benih punya sawah terus bisa panen dech kayak di harvest moon&#8230;</p>
<p>* David, sang cina, matanya masih sipit aja nich&#8230; hehe&#8230; ^^V &#8230; piss ah&#8230; becanda&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/mba-dian.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-324" title="mba dian" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/mba-dian.jpg?w=226&#038;h=300" alt="" width="226" height="300" /></a></p>
<p>* Mba Dian, sang cerewet, kalo ga da mba, 2G sepi&#8230; mbanya mae di bec&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ical.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-325" title="ical" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ical.jpg?w=119&#038;h=300" alt="" width="119" height="300" /></a></p>
<p>* Ical, sang tukang makan, tapi tetep aja badan ical langsing2 aja, kayaknya mah ga da bakat gemuk nich&#8230;.</p>
<p>* Erlin, sang s<a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/erlin.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-326" title="erlin" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/erlin.jpg?w=226&#038;h=300" alt="" width="226" height="300" /></a>usah diajak kumpul, betul, betul, betul&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dayat.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-327" title="dayat" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dayat.jpg?w=217&#038;h=300" alt="" width="217" height="300" /></a></p>
<p>* Dayat, sang bijaksana, hebat ya dayat, pagi ngajar, malem jaga kerja&#8230; wah roman2nya ada yang ngejar setoran nich&#8230; setoran buat apa y??? hehe&#8230;.</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ikhlas.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-328" title="ikhlas" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ikhlas.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>* Ikhlas, sang temen berantem, bawaannya kalo deket ikhlas mah pengen berantem mulu dari masih di 2G sampe sekarng&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0140.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-339" title="IMG_0140" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0140.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>* mae, sang penulis blog ini&#8230; Semoga suatu hari nanti bisa membuat buku yang bisa menginspirasi banyak orang&#8230;  Ayo orang yang baca tulisan itu, tolong aminkan impian mae&#8230; Amin&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/neneng.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-329" title="neneng" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/neneng.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>* Neneng, sang temen suka jepang, kabar neneng di tangerang??? maaf y mae resign duluan&#8230; mae kangen ma neneng&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/eno1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-331" title="eno" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/eno1.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p>* Eno, sang medok, ternyata mae baru sadar, cuman eno aja yang ga ada photo pas wisuda&#8230;  mae ga tahu apa eno yang ga ikut ke photo atau eno emang ga dateng pas wisuda&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/iya.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-332" title="iya" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/iya.jpg?w=160&#038;h=300" alt="" width="160" height="300" /></a></p>
<p>* Iya, sang temen ledek2n, nanti kalo iya dah jadi suster, jangan galak2 ya, ntar pasiennya pada takut lagi&#8230;</p>
<p><a href="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/t-yuli.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-333" title="t yuli" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/t-yuli.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>* T yuli, sang cool, semoga keinginan dan cita2nya dimudahkan oleh Allah SWT&#8230;</p>
<p>Eit blum selesai&#8230;.</p>
<p>Baca lanjutannya y!!! ^_^</p>
Posted in Catatan kecil Tagged: 2g, bec, kuliah, sahabat, teman <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/320/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=320&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/31/just-for-2g/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ade1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ade</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/agung1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/benih1.jpg?w=250" medium="image">
			<media:title type="html">benih</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/david1.jpg?w=186" medium="image">
			<media:title type="html">david</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/mba-dian.jpg?w=226" medium="image">
			<media:title type="html">mba dian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ical.jpg?w=119" medium="image">
			<media:title type="html">ical</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/erlin.jpg?w=226" medium="image">
			<media:title type="html">erlin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/dayat.jpg?w=217" medium="image">
			<media:title type="html">dayat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/ikhlas.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">ikhlas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/img_0140.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0140</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/neneng.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">neneng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/eno1.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">eno</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/iya.jpg?w=160" medium="image">
			<media:title type="html">iya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/12/t-yuli.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">t yuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My friend said</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/28/my-friend-said/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/28/my-friend-said/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 09:55:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[friend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[1.5 years ago my friend said, &#8220;Allah&#8217;s plan was too beautiful for us to know right now&#8221; &#38; I absolutely agree with you.
I still remember what you said, friend.. &#38; I&#8217;ll always remember this word, this word make me not worry about tomorrow &#38; the end of my story..
Posted in Catatan kecil Tagged: friend  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=292&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>1.5 years ago my friend said, <span style="color:#3366ff;">&#8220;Allah&#8217;s plan was too beautiful for us to know right now&#8221; </span>&amp; I absolutely agree with you.</p>
<p>I still remember what you said, friend.. &amp; I&#8217;ll always remember this word, this word make me not worry about tomorrow &amp; the end of my story..</p></blockquote>
Posted in Catatan kecil Tagged: friend <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/292/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/292/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/292/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=292&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/28/my-friend-said/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CINTA LAKI-LAKI BIASA (True Story)</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/09/cinta-laki-laki-biasa-true-story/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/09/cinta-laki-laki-biasa-true-story/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 08:25:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.
Kenapa? Tanya mereka di hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=284&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.</p>
<p>Kenapa? Tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan.</p>
<p>Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi. Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.<span id="more-284"></span></p>
<p>Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yg barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik nafas, mencoba bicara dan? menyadari, dia tak punya kata-kata!</p>
<p>Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap. Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka.</p>
<p>Kamu pasti bercanda!</p>
<p>Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania bercanda.</p>
<p>Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania!</p>
<p>Nania serius! tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya.</p>
<p>Tidak ada yang lucu, suara Papa tegas, Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik!</p>
<p>Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan.</p>
<p>Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan? Mama mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa, maksud Mama siapa saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya tidak harus iya, toh?</p>
<p>Nania terkesima.</p>
<p>Kenapa?</p>
<p>Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.</p>
<p>Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga juara debat bahasa Inggris, juara baca puisi seprovinsi. Suaramu bagus!</p>
<p>Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau!</p>
<p>Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata ‘kenapa’ yang barusan Nania lontarkan.</p>
<p>Nania Cuma mau Rafli, sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak.</p>
<p>Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.</p>
<p>Tapi kenapa?</p>
<p>Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yg amat sangat biasa.</p>
<p>Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya.</p>
<p>Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania!</p>
<p>Cukup!</p>
<p>Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini?</p>
<p>Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak ‘luar biasa’. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli. Di sampingnya Nania bahagia.</p>
<p>Mereka akhirnya menikah.</p>
<p>***</p>
<p>Setahun pernikahan.</p>
<p>Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya, Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka.</p>
<p>Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli, begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan, tatapan mata, atau cara dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia.</p>
<p>Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta Rafli pada Nania.</p>
<p>Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.</p>
<p>Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata mereka terlihat tak percaya.</p>
<p>Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu! Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga pintar! Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya kehidupan sukses!</p>
<p>Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes. Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak boleh meremehkan Rafli.</p>
<p>Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen.</p>
<p>Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!<br />
Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan?</p>
<p>Rafli juga pintar!<br />
Tidak sepintarmu, Nania.</p>
<p>Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan. Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.</p>
<p>Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.</p>
<p>Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli!<br />
Kamu sukses, mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk menghidupimu.</p>
<p>Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi punya anak.</p>
<p>Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak juga berhenti. Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak, satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan. Rafli bekerja lebih rajin setelah mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang. Tak apa, kata lelaki itu, ketika Nania memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri. Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan dengan gaji Abang.</p>
<p>Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik..</p>
<p>Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya? Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.</p>
<p>Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!</p>
<p>Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania. Sebab ketika bahagia, alasan-alasan menjadi tidak penting.</p>
<p>Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah, rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan itu berada di puncak!</p>
<p>Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.</p>
<p>Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.<br />
Cantik ya? dan kaya!</p>
<p>Tak imbang!</p>
<p>Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.</p>
<p>Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau membuat Nania menangis.</p>
<p>***</p>
<p>Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah lewat dua minggu dari waktunya.</p>
<p>Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua, Nania. Harus segera dikeluarkan!</p>
<p>Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera melihat si kecil.</p>
<p>Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang datang.</p>
<p>Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali.</p>
<p>Baru pembukaan satu. Belum ada perubahan, Bu. Sudah bertambah sedikit, kata seorang suster empat jam kemudian menyemaikan harapan.</p>
<p>Sekarang pembukaan satu lebih sedikit. Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang tinggi.</p>
<p>Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua. Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah, mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Perkiraan mereka meleset.</p>
<p>Masih pembukaan dua, Pak! Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.</p>
<p>Bang? Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan.</p>
<p>Dokter?</p>
<p>Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali pusar.</p>
<p>Mungkin? Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi kalau begitu? Bagaimana jika terlambat?</p>
<p>Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.</p>
<p>Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu. Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun. Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya, dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum kemudian dia tak sadarkan diri.</p>
<p>Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir.</p>
<p>Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat.</p>
<p>Pendarahan hebat!</p>
<p>Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah. Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana pecah! Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.</p>
<p>Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua mereka.</p>
<p>Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker.</p>
<p>Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.</p>
<p>***</p>
<p>Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang.</p>
<p>Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania dengan Rafli.</p>
<p>Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh, dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.</p>
<p>Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU. Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra..</p>
<p>Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya.</p>
<p>Nania, bangun, Cinta? Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik.</p>
<p>Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil tak bosan-bosannya berbisik,</p>
<p>Nania, bangun, Cinta? Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber semangat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi Rafli.</p>
<p>Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan.</p>
<p>Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.</p>
<p>Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya.</p>
<p>Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan airmata yang meleleh.</p>
<p>Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.</p>
<p>Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta.</p>
<p>Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?</p>
<p>Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli.</p>
<p>Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.</p>
<p>Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. Masih dengan senyum hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.</p>
<p>Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik.</p>
<p>Baik banget suaminya! Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!</p>
<p>Nania beruntung! Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya.</p>
<p>Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!</p>
<p>Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama.</p>
<p>Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin frustrasi, merasa tak berani, merasa?</p>
<p>Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu kini berbeda bunyi?</p>
<p>Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah mereka.. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan.</p>
<p>Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir telah direbut takdir dari tangannya.</p>
<p>Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania.</p>
<p>Seperti yg diceritakan oleh seorang sahabat..</p>
<p>- Asma Nadia -</p>
<p>Sumber:  baitijannati.wordpress.com</p>
Posted in Catatan kecil Tagged: cinta, kisah, pernikahan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=284&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/12/09/cinta-laki-laki-biasa-true-story/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harapan itu….</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/04/27/harapan-itu%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/04/27/harapan-itu%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 04:21:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[
Harapan, itulah yang baru2 ini menjadi topik pembicaraanku bersama temanku. Dia mengatakan jika berharap itu menyakitkan. Dia memang benar berharap itu menyakitkan tapi hidup ini terdiri dari kumpulan harapan. 
 
Bukankah impian, cita2 itu sama saja dengan berharap???? 
Bukankah berdoa pun sama saja dengan berharap???? 
Ketika kita berdoa untuk masuk surga artinya kita berharap masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=249&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"><img class="alignleft size-medium wp-image-250" title="harapan" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/04/harapan.jpg?w=205&#038;h=268" alt="harapan" width="205" height="268" />Harapan, itulah yang baru2 ini menjadi topik pembicaraanku bersama temanku. Dia mengatakan jika berharap itu menyakitkan. Dia memang benar berharap itu menyakitkan tapi hidup ini terdiri dari kumpulan harapan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Bukankah impian, cita2 itu sama saja dengan berharap???? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Bukankah berdoa pun sama saja dengan berharap???? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Ketika kita berdoa untuk masuk surga artinya kita berharap masuk surga???? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Jika kita tidak berharap maka apa yang akan kita perjuangkan dalam hidup ini???? <span id="more-249"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Ketika temanku berkata dia akan belajar untuk tidak berharap terlalu banyak, maka aku akan mengatakan berharaplah walaupun berharap itu pedih, walaupun berharap itu sakit. Justru ketika kita tahu bahwa akan terasa sakit dan pedih ketika harapan itu tak tercapai maka sebelumnya kita harus memperjuangkannya dengan sekuat tenaga kita. Sehingga kita tidak akan pernah menyesal karena sebelumnya kita telah memperjuangkan apa yang kita harapkan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Seperti yang telah terjadi padaku, dulu aku sangat berharap untuk masuk STAN. Sampai2 aku coba segala cara untuk bisa ikut Ujian Saringan Masuk, semuanya aku lakukan sendiri karena orangtuaku tak setuju aku masuk STAN. Dari mulai bayar uang pendaftaran ke bank, aku siapkan syaratnya, aku pergi sendiri untuk mendaftarkan ujian padahal itu pertama kalinya aku pergi ke Tangerang sendiri, aku pun pergi mencari tempat ujian sendiri, aku pergi ujian sendiri&#8230; Semuanya aku lakukan sendiri, karena saat itu aku sangat berharap dan apa pun caranya akan aku lakukan agar harapanku terwujud&#8230; Ketika aku tahu aku tak lolos Ujian Saringan Masuk, ku akui aku sedih tapi aku tak menyesal karena aku telah memperjuangkan sesuatu yang aku harapkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Ketika aku merasa kekuatan ini telah hilang, harapan itu terlalu sulit untuk aku capai. Aku selalu mengatakan aku perempuan kuat, aku bukanlah perempuan yang gampang menyerah, aku akan memperjuangkan sesuatu yang aku harapakan, sesuatu yang aku anggap berharga, impianku, cita2ku. Aku tahu Allah punya segalanya, tak kusangsikan itu tapi Ya Allah biarkan aku memperjuangkan sesuatu yang menurutku berarti dan jika nanti harapan ini tak terwujud aku yakin ini adalah yang terbaik untukku. Itulah yang selalu aku katakan pada Tuhanku, Allah Azza wa Jalla.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Menurtku harapan akan berbanding lurus dengan usaha, ketika kita punya yang besar maka usaha yang kita lakukan akan semakin besar tapi ketika harapan kecil maka usaha yang kita lakukan pun akan kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Menurutku menyesal ketika tidak mencoba memperjuangkan apa yang kau harapkan akan lebih besar daripada rasa sakit dan perih yang diterima karena tidak mendapatkan apa yang kau harapkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Jika pada nantinya harapan itu tak menjadi kenyataan, justru disitulah keikhlasan kita diuji, keikhlasan kita untuk menerima takdir yang telah ditentukan oleh Allah. Dan yang bisa kita lakukan saat itu hanyalah berusaha untuk meyakini surat cinta-Nya, al-Quran:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS al-Baqarah ayat 216)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Menurutku itulah artinya sebuah harapan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI">Aku dan temanku memang dua orang yang berbeda jadi wajar saja jika kami mempunyai cara pandang yang berbeda tentang arti sebuah harapan&#8230;. <span> </span>Y sudahlah bukan kapasitasku untuk memaksakan pendapatku tentang harapan padanya&#8230;.. Aku hanya ingin berbagia apa makna berharap padanya, kawanku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="FI"> </span></p>
Posted in Catatan kecil Tagged: cita-cita, harapan, impian, teman, usaha <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=249&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/04/27/harapan-itu%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/04/harapan.jpg?w=205" medium="image">
			<media:title type="html">harapan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Experiences in Teaching</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/04/15/experiences-in-teaching/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/04/15/experiences-in-teaching/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 06:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[”Teh Mae, kita pake raport aja yuk. Ntar teh mae fotokopi raport acha” Waduh kok jadi kayak gini kataku dalam hati.
 
Sudah lebih dari dua bulan aku membantu saudaraku (cucu dari adik nenekku) menemaninya belajar. Ya, berhubung aku belum menemukan pekerjaan akhirnya aku terima tawaran tersebut. Sungguhnya jadi guru itu tak mudah, bahkan menurutku sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=244&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">”Teh Mae, kita pake raport aja yuk. Ntar teh mae fotokopi raport acha” Waduh kok jadi kayak gini kataku dalam hati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Sudah lebih dari dua bulan aku membantu saudaraku (cucu dari adik nenekku) menemaninya belajar. Ya, berhubung aku belum menemukan pekerjaan akhirnya aku terima tawaran tersebut. Sungguhnya jadi guru itu tak mudah, bahkan menurutku sangat susah&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"><span id="more-244"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Ketika aku menyuruh sesuatu kepada Acha dia selalu bilang ”enggak mau ah, susah Teh Mae”. Selalu saja itu&#8230;. Entah dia emang malas untuk melakukannya atau dia memang merasa itu susah&#8230; Hal yang selalu aku tanamkan kepada Tasya ”Acha nich kebiasaan, belum dicoba dah bilang susah, coba dulu!” dan akhirnya ketika dia bisa melakukannya aku bilang ”Tuch kan kata Teh Mae juga apa? Coba dulu!” Aku ingin dia jadi orang yang gak gampang nyerah! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">B. Indonesia</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Ketika aku memberikan pelajaran kepada Acha, aku tidak terlalu memporsir dia untuk selalu belajar. Pelajaran yang baru saja beberapa hari aku berikan yaitu pelajaran membaca puisi, sebenarnya aku juga tak terlalu bisa membaca puisi. Ya, disini aku ingin memunculkan keberanian didalam diri acha supaya dia tak malu untuk berbicara didepan orang banyak contohnya baca puisi. Setelah itu aku pun menyuruh dia bercerita tentang kegiatan yang kemarin dia lakukan&#8230;.. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Di bawah ini merupakan puisi buatan acha</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Wahai ibu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Ibu kau yang mengurusku</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sewaktu aku masih kecil</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mengurus dengna senang hati</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mengurusku tiada henti</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Wahi ibu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Terima kasih itu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Telah mengurusku</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Sampai sekarang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Walaupun aku sering nakal</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sering menangis dan rewel</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sering mengesalkan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tapi ibu bersabar</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Acha termasuk anak yang keukeuh ma keinginannya. Ketika aku suruh dia untuk membuat puisi tentang ibu, jelas sekali bahwa dia sangat menolak. Tapi karena aku pun orangnya keukeuh dan aku pun bilang ”Disini siapa gurunya, kan Teh Mae! Masa ada guru nurutin muridnya.” Dan akhirnya dia nurut&#8230;&#8230; (hehehe aku yang menang). Dan setiap dia nurut dia selalu bilang. ”Teh Mae mah orangnya keukeuh”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Dalam proses membuat puisi tersebut, ada beberapa kata yang yang dia tak tahu ejaannya. Aku pun mengulang2 kata tersebut&#8230;.”Nich Teh Mae, ngomong, Acha dengerin terus tulis hurupnya apa aja, mengurusku&#8230;.. mengurusku&#8230;&#8230;” <span> </span>Selain kata mengurusku ada kata engkau&#8230;. dalam memberikan pelajaran tentu saja kau tak ingin langsung memberi tahu isinya, tapi caranya. Itu yang ku terapkan pada siapa pun jika ada yang bertanya padaku. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam kertas itu pun, acha menggambar seorang wanita menggendong seorang bayi. Wah ide yang kreatif, bahkan aku tak sampai kepikiran tentang itu….. <span> </span>aku menyuruhnya untuk menunjukkan puisi tersebut kepada ibunya sambil memasang foto dia dan ibunya plus tanda tangan acha, ibunya dan kesan ibunya setelah membaca puisi buatan Acha. <span lang="FI">Aku pun ingin membiasakan kepada anak2 untuk tak malu mengungkapkan rasa sayangnya pada ibunya…. Hal yang sama yang akan aku terapkan pada anakku nanti&#8230;&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">B. Inggris</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Biasanya aku hanya memberikan vocabulary untuk menambah kosakatanya. Biasanya aku juga mengajak adikku yang kelas 4 sd untuk ikut belajar. Metode<span> </span>yang aku gunakan tebak2an&#8230; Ketika ulangan terakhir aku mengajak jalan2 acha keliling rumahku. Aku menunjukkan benda dan dia tebak bahasa inggrisnya serta tulisannya&#8230;. Jadilah hari itu kami seperti bermain2. (Kadang aku bingung nich tuch belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar) dan pada ulangan yang terakhir aku menyebutkan bahasa inggris dan dia menggambar yang aku maksudkan…..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jadilah gambarnya seperti dibawah ini&#8230;&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-245" title="anak2-buatan-acha1" src="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/04/anak2-buatan-acha1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="anak2-buatan-acha1" width="300" height="225" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Aku juga memberikan beberapa kalimat dalam bahasa inggris don,t give up, don,t cheat, up to you etc&#8230; <span lang="FI">Aku pun selalu menanamkan kepadanya kalau bisa dia gunakan kata itu ketika berbicara dengan teman2nya. Contohnya misalnya ketika ada teman Acha yang bilang itu susah ketika ngerjain soal, acha bilang don’t give up. Ketika ada teman acha ngajak acha jajan, acha bilang up to you&#8230; itu akan membuat acha tidak lupa dengan kata tersebut dan membuat temennya mendaptkan pengetahuan baru….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Matematika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Ya, seperti guru2 yang lain aku hanya memberikan soal dari buku latihan. Hanya saja, ketika aku selesai menerangkan dan memberikan dia soal untuk dikerjakan. Aku menyuruh dia di papan tulis untuk membuat soal sendiri, mungkin agak extereme juga anak kelas 3 sd dah disuruh bikin soal sendiri, ya namanya juga anak kecil tentu saja acha memilih angka yang kecil2 ketika aku suruh dia membuat soal&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Tapi&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FI">Aku merasa bersalah ma adik2ku. Aku jarang banget menemani mereka belajar. Karena sebagian waktuku aku gunakan untuk memberikan pelajaran tambahan kepada acha. Dalam seminggu aku mengelesi acha 3x.. Ketika aku sudah bekerja aku berniat untuk berhenti memberikan pelajaran tambahan pada acha. Tapi dia malah minta pake raport. Dia juga bilang ”Teh mae jangan kerja, teh mae kan lagi ngajar acha. T Mae ngajar disekolahan acha aja!” Setiap pulang dari rumahku sekarang dia selau cium tangnku. Duh aku jadi gak tega buat berhenti memberikan pelajaran tambahan padanya&#8230;&#8230;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">I wanna be a good teacher for Acha but I wanna be good sister for my sister and brother too. What must I do??? It really makes me confused&#8230;..</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
Posted in Catatan kecil  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=244&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/04/15/experiences-in-teaching/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://meyori30.files.wordpress.com/2009/04/anak2-buatan-acha1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anak2-buatan-acha1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terima kasihku yang tak terhingga untuk Tuhanku, Allah SWT</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/03/13/terima-kasihku-yang-tak-terhingga-untuk-tuhanku-allah-swt/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/03/13/terima-kasihku-yang-tak-terhingga-untuk-tuhanku-allah-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 06:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Allah SWT]]></category>
		<category><![CDATA[arigatou]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>
		<category><![CDATA[thank]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[
Ya Allah,
terima kasih karena telah memberiku mata
yang dengannya aku bisa melihat kebesaran-Mu


terima kasih karena telah memberikanku telinga
yang dengannya aku bisa mendengar surat cinta-Mu dibacakan

terima kasih karena telah memberikanku mulut
yang dengannya ku bisa membaca surat cinta-Mu, Al Quran

terima kasih karena telah memberikanku tangan
yang dengannya aku bisa membantu orang yang membutuhkan

terima kasih karena telah memberikanku kaki
yang dengannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=235&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Ya Allah,</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberiku mata</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa melihat kebesaran-Mu</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span id="more-235"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku telinga</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa mendengar surat cinta-Mu dibacakan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku mulut</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya ku bisa membaca surat cinta-Mu, Al Quran</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku tangan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa membantu orang yang membutuhkan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku kaki</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa menuju rumah-Mu, Mesjid</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku jantung yang sehat</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang tak pernah berhenti berdetak walupun hanya sedetik</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku hati</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang akan selalu menyaring racun2 dalam tubuh</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku akal</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa membedakan yang benar dan salah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku ayah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang akan selalu ada untuk membimbingku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku ibu</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang akan selau ada untuk mendukungku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku kakak2</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang selalu membantuku ketika aku kesulitan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku adik2</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang akan membuatku berusaha untuk menjadi lebih bijaksana</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku sahabat2</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang tak pernah melupakannku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah menurunkan Nabi Muhammad</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang sangat menyayangi umatnya</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah menurunkan Al-quran</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Surat cinta-Mu untuk orang2 yang bertaqwa</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena telah memberikanku paying</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengan memakinya membuatku tak kehujanan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena Engkau masih memberikanku rezki</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa memenuhi kebutuhanku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena hari ini engkau masih memberikan ku nasi</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang bisa aku santap</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kau masih memberikanku air bersih</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kau masih membiarkan rumahku berdiri kokoh</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kau memberikanku komputer</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang denganya aku bisa mengerjakan laporanku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kau memberikaanku handphone</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang dengannya aku bisa menghubungi sahabat2ku yang jauh</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena Kau masih melindungi Bogorku dari banjir</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena Kau masih memberikanku izin untuk sekolah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">bahkan sampai kuliah seperti sekarang</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena ayahku masih memiliki perkerjaan sampai sekarang</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena Kau telah memberikan kesehatan kepada keluargaku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kau telah memberikanku tetangga yang baik</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang akan selalu siap menolong ketika dalam kesulitan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kau masih mengizinkan aku membuka mata</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">ketika diri ini terbangun dari tidur malamku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih atas semua kemudahan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang telah engkau berikan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena Kau masih memberikanku hidup</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena kiamat masih belum Kau turunkan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih karena malaikat Israfil belum kau</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">berikan izin untuk menipu sangkakala</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih……………………..’</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih……………………..’</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih…………………….’</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">terima kasih ku tak terhingga untuk-Mu, Allah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Jika kau tak ingin berterima kasih</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">karena kau merasa ditelantarkan oleh allah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">karena kau merasa ditinggalkanoleh Allah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">karena kau merasa Allah tak menyayangimu</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">ingatelah!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">allah masih memberikanmu</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">jantung yang berdetak</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">darah yang mengalir</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">nyawa yang masih masih berada dalam diri</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">nyawa yang harganya sungguh sangat mahal</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">nyawa, nyawa, nyawa</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang teknologi secanggih apa pun tak dapat</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">mengembalikan nyawa yang telah hilang</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Puisi ini kubuat ditengah2 ketika ku suntuk mengerjakan laporan.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Puisi ini khusus untuk Tuhanku, Allah</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang tak pernah menelantarkanku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">yang tak pernah meninggalkanku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Terima kasih untukmu Allah…</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Bahkan masih banyak terima kasih ku untuk-MU</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Sudahkan kalian berterima kasih pada-Nya hari ini????????</p>
Posted in Catatan kecil Tagged: Allah SWT, arigatou, terima kasih, thank <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=235&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/03/13/terima-kasihku-yang-tak-terhingga-untuk-tuhanku-allah-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“Maukah kau menungguku ukhti?????”</title>
		<link>http://meyori30.wordpress.com/2009/03/13/%e2%80%9cmaukah-kau-menungguku-ukhti%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://meyori30.wordpress.com/2009/03/13/%e2%80%9cmaukah-kau-menungguku-ukhti%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 06:38:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meyori</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[akhi]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[ukhti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://meyori30.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[
Terdengar bunyi sms dari sebuah HP,

“Maukah kau menungguku ukhti???
Insya Allah satu tahun lagi aku akan datang ke rumahmu untuk mengkhitbahmu”

Jantung Sang Ukhti seperti berhenti berdetak, darah berhenti mengalir, nafasnya naik turun. Mimpi apa semalam pikirnya sampai dapat sms seperti itu.

Kawan pernahkah kau mengalami hal itu???
Sebagai Sang Akhi yang tak ingin kehilangan Sang Ukhti, Sedangkan Sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=231&subd=meyori30&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Terdengar bunyi sms dari sebuah HP,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">“Maukah kau menungguku ukhti???</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Insya Allah satu tahun lagi aku akan datang ke rumahmu untuk mengkhitbahmu”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Jantung Sang Ukhti seperti berhenti berdetak, darah berhenti mengalir, nafasnya naik turun. Mimpi apa semalam pikirnya sampai dapat sms seperti itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Kawan pernahkah kau mengalami hal itu???</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Sebagai Sang Akhi yang tak ingin kehilangan Sang Ukhti, Sedangkan Sang Akhi mengetahui jika pacaran itu tak ada dalam Islam. Tapi begitu takutnya dia kehilangan Sang Ukhti. Sehingga dia memberanikan diri untuk menanyakan itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span id="more-231"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Atau sebagai Sang Ukhti yang begitu kanget mendapat sms seperti itu. Tak tahu apa yang harus dilakukan. Karena selama ini Sang Akhi terlihat biasa saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Tentu akan mudah saja menolak permintaan Sang Akhi jika Sang Ukhti ternyata tidak menyukai Sang Akhi. Tapi bagaimana jika ternyata Sang Ukhti juga menyukai Sang Akhi. Tentu<span> </span>saja ini bisa menjadi dilemma untuk Sang Ukhti, menunggu Sang Akhi yang memang juga dia sukai, atau menolaknya karena dia merasa ini tidak dibenarkan oleh Islam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Sepertinya fenomena seperti ini banyak terjadi dikalangan para remaja yang menginjak dewasa. Sudah ada keinginan untuk menikah tapi apa daya persiapan belum ada, belum mempunyai pekerjaan tetap atau masih terbentur dengan kuliah yang belum selesai.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Jika kita berbicara masalah pacaran rata2 semua orang mengetahui kalau itu tidaklah ada dalam Islam, bahkan sudah banyak buku yang membahasnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Tapi bagaimana dengan mengikat janji untuk menikah???</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Kawan, tahu kah kau????</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Ternyata yang seperti ini tak ada dalam Islam. Kenapa???</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Karena jodoh itu adalah kuasa-Nya Allah. Tak dibenarkan seseorang mengikat janji untuk menikah, jika belum mempunyai persiapan yang matang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Memang dibolehkan untuk mengutamakan diri sendiri tentang masalah jodoh dan jodoh itu bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah seperti didalam bukunya Ketika Cinta Bertasbih hal. 349 karangan Habiburrahman el Shirazy. Berikut aku kutip perbincangan antara Anna dan Cut Mala.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">“Maaf Kak saya mau tanya. Kalau misalnya. sekali lagi ini misalnya lho kak. Misalnya ada seorang gadis Muslimah, dilamar oleh seorang pemuda yang sangat baik. Baik agamanya, akhlaknya, prestasinya, juga wajahnya. Lalu ia mengalah, mengutamakan saudarinya yang menurutnya lebih baik darinya dan lebih pantas menikah dengan pemuda Muslim tadi. Apa ini termasuk makruh Kak?”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">“Menurutmu menikah itu ibadah nggak Dik?” Tanya Anna</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">“Ibadah Kak. Bukankh menikah itu menyempurnakan separuh agama?”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">“Jadi jelas kan jawabannya. Aku pribadi kalau menemukan pemuda yang baik, yang menurutku sungguh baik dan ada yang menjodohkan aku dengannya ya aku akan mengutamakan diriku dulu. Tidak akan aku tawarkan pada akhwat lain. Menikah kan ibadah. Cepat-cepat menikah kan juga bagian dari berlomba-lomba dalam kebaikan. Kalau aku itsar, mengutamakan akhwat lain, berarti aku akan kalah cepat. Akhwat itu akan menikah duluan, dapat jodoh duluan dan aku belum. Jadi tertunda. Dan, tambah lagi belum tentu aku akan dapat jodoh yang lebih baik dari itu. Meskipun jodoh ada yang mengaturnya yaitu Allah. Tapi kita kan harus ikhtiar. Di antaranya bentuk ikhtiar, ya, ketika menemukan yang baik tidak usah mengutamakan orang lain.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Memang boleh tidak mengutamakan orang lain. Tapi juga jangan karena takut tidak menikah dengannya lalu mengikata janji dengan dia, Sang pujaan hati.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Tahu kah kawan????</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Setiap orang mempunyai hati, hati tersebut akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya, Sang Pencipta, Allah SWT.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Bisakah kita menjaga hati kita jika ternyata kita memikirkan seseorang yang belum halal untuk untuk kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">untuk Sang Akhi yang sedang menunggu jawaban</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">cukuplah menjadi pengagum rahasia (bahasan kerennya Secret Admirer) Sang Ukhti yang akan selalu mendoakan yang terbaik untuk Sang Ukhti, yang hanya puas dengan memandang Sang Ukhti dari jauh saja, hanya puas hanya dengan melihat senyum Sang Ukhti. Tanpa berani untuk mengungkapkannya karena dia berlum mempunyai persiapan yang matang. Karena dia tahu jika dia mengungkapkan niat itu sekarang itu malah akan mencelakakan Sang Ukhti karena akan membuat Sang Ukhti selalu teringat padanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Untuk Sang Ukhti yang sedang bingung</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Cukuplah kau berkata, jodoh ada ditangan Allah. Kalau lah kita berjodoh Allah pasti akan mempermudah langkahmu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Untuk Sang Ukhti dan Sang Akhti yang sudah terlanjur</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Segera putuskanlah perkara yang belum jelas itu. Karena sungguh hubungan antara pria dan wanita itu hanya ada sebagai teman atau pasangan hidup saja. Tak ada diantaranya. Jika Sang Akhi benar2 mencintai Sang Ukhti dan Sang Ukhti benar2 mencintai Sang Akhti, tentulah kalian menginginkan yang dicintai selamat dunia dan akhirat dan tidak menjerumuskan yang dicintainya pada perbuatan yang dilarang oleh Islam. Itulah makna cinta sejati, Menginginkan yang dicintainya selamat di dunia dan akhirat, bukan malah menjerumuskan pada perbuatan yang bisa mendatangkan dosa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Walaupun nanti pada akhirnya jika benar Sang Ukhti dan Sang Akhi tidak berjodoh cukuplah menjadi seorang kawan yang akan bahagia jika melihat kawannya bahagia juga.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Percayakah kalian dengan janji Allah kawan????</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Bahwa wanita baik2 untuk laki2 baik2, dan laki2 pezina untuk wanita perzina Pula….</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Janji allah tak pernah ingkar. Selalu dan selalu ditepati-Nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Percayalah, Allah terlah menciptakan seseorang yang khusus Dia ciptakan untukmu. Dia adalah yang terbaik diantara yang baik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
Posted in Catatan kecil Tagged: akhi, akhwat, pacaran, ukhti <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/meyori30.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/meyori30.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/meyori30.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/meyori30.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/meyori30.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/meyori30.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/meyori30.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/meyori30.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/meyori30.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/meyori30.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=meyori30.wordpress.com&blog=4197001&post=231&subd=meyori30&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://meyori30.wordpress.com/2009/03/13/%e2%80%9cmaukah-kau-menungguku-ukhti%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7572e22eda9eed3b77bd1b82f5b57a70?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Meyori</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>